AYO KITA MAKAN TIWUL
Indonesia terdiri dari beberapa pulau, di pulau Jawa pada zone selatan Jawa khususnya Jawa Timur adalah zone plato. Di daerah Jawa selatan terdapat hutan dan pantai, pantai selatan memiliki dinding-dindig pantai yang sangat curam. Karena ketika bagian selatan pulau Jawa terangkat pada Oligosen, gelombang laut selatan Jawa yang besar akan menghantam dinding pantai sehingga menjadi terjal. Gelombang pantai yang besar ini dikarenakan angin yang berhembus berasal dari laut lepas (Samudera Hindia). Karena berasal dari dasar lautan yang terangkat maka batuan yang paling nampak di permukaan adalah kapur/limestone, sehingga jenis tanahnya lebih dikenal dengan tanah mediteranian.
Tanah kapur/mediteranian menurut pendapat para ahli edafologi merupakan tanah yang kurang cocok untuk jenis tanaman secara umum, hal ini disebabkan karena kandungan haranya rendah dan sulit terdapat air. Namun seiring berjalannya pertumbuhan penduduk yang kian pesat telah memaksa manusia tetap harus memberdayakan lahan kapur untuk bisa menyokong hidup manusia.
Singkong adalah salah satu komoditas yang bisa dibudidayakan di daerah kapur. Jenis tanaman ini tidak terlalu membutuhkan banyak air, dan dapat hidup pada ketinggian 0-1.500 m dpl serta jenis tanah kapur.
Pada zone selatan Jawa Timur yang notabene jenis tanahnya adalah kapur, maka penduduk diharapkan dapat membudidayakan jenis tanaman tersebut untuk memberdayakan lahan-lahan yang kurang cocok untuk jenis tanaman pokok seperti padi misalnya. Dengan dibudidayakannya tanaman tersebut maka singkong dapat menjadi barang subtitusi jika suatu saat ketersediaan beras sudah mulai terbatas. Selain itu singkong dengan berkembangnya ilmu dan pengetahuan, kini telah banyak diberdayakan menjadi barang komersil baik konsumsi dalam negeri ataupun ekspor yang sangat menjanjikan.
Pagak merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang letaknya ada pada daerah kering berbatu kapur. Masyarakat daerah ini rata-rata bekerja di ladang dan bercocok tanam, kendalanya pemanfaatan tanah hanya dapat di kerjakan pada saat musim hujan saja, oleh karena itu tanaman yang di tanam selain tanaman pokok ada yang menanam singkong, singkong sangat cocok di tanam di daerah ini. selain tanamannya tumbuh dengan bagus hasil buahnyapun juga sangat menguntungkan.
Penjualannya juga cukup mudah, banyak pabrik-pabrik di wilayah malang yang membutuhkan pasokan singkong untuk menyuplay produksinya. dan para petani juga di untungkan dengan adanya pabrik-pabrik tersebut karena para petani dapat dengan mudah menjual hasil panen.
Tetapi sampai kapan masyarakat khususnya petani menggantungkan hasil panen kepada pabrik?
Karena kecamatan Pagak khususnya desa Gampingan merupakan desa yang menghasilkan banyak singkong. Atas analisis ketergantungan inilah para pemuda kec Pagak membuat eksperimen dengan memanfaatkan singkong yaitu sebagai makanan camilan Gatot dan Tiwul.
Tiwul sebenarnya sudah ada sejak zaman nenek moyang, dahulu tiwul di gunakan sebagai makanan pokok pengganti nasi karena pada saat itu harga beras sangat mahal, sekarang seiring perkembangan zaman yang serba modern, di tangan kreatif para pemuda tiwul di buat dengan varian rasa serta di kemas yang baik agar dapat bersaing dengan pasar global.
Home Industri ARDAN JAYA Malang Jatim adalah salah satu perusahaan rumahan milik sahabat Siswanto lulusan Univesitas RADEN RAHMAT Malang yang dahulu masih sekolah tinggi yang juga senator sekaligus aktifis PMII Kab Malang yang mempunyai inisiatif memproduksi Gatot dan Tiwul dengan menggunakan Nama Produk GATOT dan TIWUL cap ISTIMEWA.
Tiwul Instan Cap Istimewa mulai diproduksi pada tahun 2013, pada saat itu pasar tiwul instan cap istimewa sudah menguasai pasar kota Malang dan Batu, bahkan sempat ke Kalimantan.
BAHAN BAKU
Bahan baku pembuatan tiwul instan ini adalah tepung singkong super (pilihan) dan gula kelapa, jadi murni alami, tanpa bahan kimia sedikitpun. Sehingga juga tidak ada bahan pengawet sedikitpun. Tetapi walau demikian ketahanan kadaluarsa sampai 1 tahun, karena sudah dikemas kedap udara.
PENJELASAN PRODUK
Tiwul merupakan makanan tradisional khas Jawa yang sudah mulai menjadi produk nasional. Bahkan di jaman pemerintahan Presiden Soekarno, tiwul merupakan makanan subtitusi yang disarankan untuk wilayah timur Indonesia, sehingga bagi sebagian orang, tiwul sudah tidak asing lagi terutama orang Jawa.
Seiring berjalannya waktu, tiwul mengalami kemajuan revolusi produk. Hingga yang dulunya hanya masakan yang mudah basi dan rasanya tawar, tetapi sekarang mampu menjadi makanan instan yang rasanya manis dan bermacam-macam. Tiwul terbuat dari tepung singkong, prosesnya adalah :
1. Singkong super pilihan dikupas kulit luarnya, dibelah lalu dijemur sampai kering
2. Setelah proses penjemuran, yaitu proses pembersihan dan sortir
3. Proses penepungan
4. Proses pemasakan dengan komposisi bahan lain seperti gula kelapa pilihan
5. Pengovenan
6. Pengemasan
Seluruh proses yang kami kerjakan murni alami dan tidak menggunakan bahan kimia sedikitpun, sehingga makanan ini terbebas dari bahan kimia. Kemasan kami berat bersihnya 400 gr, dan bisa untuk 3 piring. Saran penyajian, dikasih parutan kelapa, susu, ataupun buah ceri.
FOTO PRODUK
TARGET PERUSAHAAN
Di tahun 2020 sudah mampu merambah seluruh pasar di Indonesia, oleh karena itu saat ini sedang dibahas rencana pemasaran secara nasional.
KETENTUAN AGEN DAN DISTRIBUTOR
1. Agen
- Modal awal sekitar Rp. 175.000 (1 bal tiwul dan ongkos kirim khusus Jawa)
- Pembelian minimal 1 bal, setiap bal berisi 25 pak tiwul @ 400Gr, Harga agen per bal adalah Rp 150.000 + ongkos kirim (setiap kota di Jawa rata-rata ongkos kirim 1600 per pak, jika 1 bal, jika lebih, ongkos kirim lebih murah, khusus luar Jawa ongkos kirim menyesuaikan)
- Agen dilayani jika di kota pemohon belum ada distributor resmi.
2. Distributor
- Modal awal sekitar Rp 6.875.000 (50 bal belum termasuk ongkos kirim )
- Pembelian minimal 50 bal, setiap bal berisi 25 pak @ 400 Gr, harga distributor per bal adalah Rp. 137.500 (setiap kota di Jawa rata-rata ongkos kirim Rp 400 per pak, jika 50 bal, jika lebih, ongkos kirim lebih murah, khusus luar Jawa ongkos kirim menyesuaikan)
3. Mengajukan permohonan menjadi distributor ke Marketing atau Manager ARDAN JAYA (Pabrik Tiwul Instan cap ISTIMEWA) Malang lewat email ardanjaya2018@gmail.com atau memalui website www.ardanjaya.com
4. Mengisi form dan kelengkapan dari kami yang bisa didapatkan setelah pengiriman pengajuan permohonan menjadi distributor.
5. Penerbitan izin sebagai distributor kami.
6. Pembelian pertama.
PERHITUNGAN LABA DISTRIBUTOR
Pengambilan laba distributor 10-20 persen, jika melebihi akan kami kenakan sanksi sampai pencopotan hak sebagai distributor kami.
Pengambilan laba 10 persen x Rp 5500 = Rp 550
Laba per minggu 1 minggu laku 50 bal = Rp 550 x 25 x 50 = Rp 687.500,-
Modal : Laba per minggu = BEP
Rp 6.875.000 : Rp 687.500 = 10 minggu
Jadi BEP/balik modal pada minggu ke 10.
(* antri order 10 hari
--= Selamat bergabung dan mari kita sukses bersama =--
Ttd,
Marketing Manager
Siswanto
081555355578




0 Response to "AYO KITA MAKAN TIWUL"
Posting Komentar